Tuesday, November 19, 2019

Penderita Diabetes Harus Rajin Konsumsi Vitamin B Untuk Cegah Neuropati

Sumber: Google

Kebanyakan dari para penderita diabetes mengalami komplikasi seperti neuropati, penyakit yang disebabkan oleh kerusakan saraf. Gejala diabetes sendiri rasa sakit,kesemutan, kebas, hingga rasa terbakar.  

Gejal tersebut akan sangat terasa jika kadar gula pada tubuh semakin tinggi. Sehingga, neuropati ini merupakan salah satu komplikasi diabetes dengan prevalensi muncul antara 16 hingga 66 persen.

Jika hal tersebut dibiarkan akan berdampak pada kualitas hidup. untuk itu penting sebagai pencegah neuropati untuk rajin mengkonsumsi vitamin neutropik yang terdiri dari kombinasi vitamin B1, B6, dan B12 secara rutin. 

Dengan pemberian vitamin ini terbukti secara klinis dapat mengurangi gejala neuropati hingga 66 persen pada penderita diabetes.

Namun sayangnya pada penderita diabetes pada umumnya menjalani terapi yang disarankan mengonsumi metformin untuk mengatur tingkat gula darah.

"Metformin ini nantinya akan membantu mengembalikan respons tubuh terhadap insulin. Sayangnya obat ini dapat menghambat penyerapan vitamin B," ungkap dr. Yoska Yasahardja, Medical & Technical Affairs Manager Consumer Health P&G, di Agro Plaza Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, (18/11).

Dokter Yoska menambahkan penderita diabetes yang mengonsumsi metformin ini akan kekurangan vitamin B yang diserap. Akibatnya, akan memperburuk neuropati. 

Maka, ia menyarankan untuk tetap mengomsumi vitamin B agar membantu penderita diabetes mendapatkan nutrisi yang baik ditubuhnya.

"Ada baiknya penderita diabetes ini juga mengonsumi suplemen vitamin B secara rutin tanpa menunggu gula darahnya menurun," tuturnya.



Sumber: Akurat.co

Sunday, November 17, 2019

Achmad Baiquni Direktur BNI

Sumber: Google

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan telah menetapkan Achmad Baiquni sebagai irektur Utama. Diketahui Achmad Baiquni sendiri sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk.‎ Dia diangkat sebagai Direktur Keuangan BRI.

Achmad Baiquni memulai karir perbankan di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sejak tahun 1984 dan pernah menduduki beberapa jabatan manajerial, diantaranya adalah Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah, Direktur Korporasi, Direktur Konsumer, serta Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis Personal.

Dalam hal pendidikan‎,Achmad Baiquni meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjajaran, Bandung pada 1982 dan Master of Business Management dari Asian Institute of Management, Makati, Phillipina  pada 1992.

Kemampuannya mengelola bank terus diasah dengan mengikuti beberapa pelatihan, kursus, dan seminar perbankan diantaranya adalah Risk Management in Retail Banking yang diadakan oleh BSMR  di Belanda, Executive Training for Director yang diadakan oleh The Wharton School of The University of Pennsylvania  di Amerika Serikat, Bank Indonesia’s Executive Risk Management Certification yang digelar oleh BSMR  di Singapura.

Selain itu, ia juga pernah mengikuti Retail Banking  Conference yang diadakan oleh LAFERTY di Singapura, Asian Bankers Surveyor Program yang digelar oleh Bank of New York  di New York Amerika Serikat dan beberapa lainnya.

Untuk diketahui, pada Selasa (17/3/2015), RUPS BNI merombak hampir sebagian besar manajemen baik di jajaran komisaris maupun direksi. Untuk Wakil Direktur Utama dijabat oleh Suprajarto yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur BRI, sedangkan posisi direktur BNI lainnya adalah Rico Rizal Budidarmo, Herry Sidharta, Adi Sulistyowati, Bob Tyasika Ananta, Anggoro Eko Cahyo, Imam Budi Sarjito, dan Sutanto‎.

M‎ereka menggantikan Felia Salim (Wakil Dirut), Yap Tjay Soen (Direktur Keuangan), Krisna R.Suparto (Direktur Business Banking), Ahdi Jumhari Ludin (Direktur Hukum dan Kepatuhan), Suswoko Singoastro (Direktur Treasuri).

Dalam hal Komisaris, RUPS juga menunjuk Mantan Menteri Ekonomi RI, Rizal Ramli menggantikan Peter B.S. Jos. (Yas/Gdn).



Sumber: Liputan6.com

Ciri-Ciri Seorang yang Self Love

Sumber: Google

Self Love cukup penting untuk dimiliki, seseorang yang memiliki self love memiliki beberapa ciri-ciri, seperti yang dijelaskan oleh psikolog Samantha Ananta, M.Psi. 

"Kejujuran, kedisiplinan dan kebijaksanaan dalam memberikan apresiasi pada diri sendiri, bisa menjadi salah satu tanda seseorang sudah memiliki self love," katanya kepada AkuratHealth, saat dihubungi, Minggu, (17/11).

Contohnya seseorang akan menyiapakan waktu sendiri untuk dirinya untuk aktualisasi sehari-harinya. Terutama saat menjalani hari yang buruk, sudah bisa menekankan pada diri sendiri bahwa hal tersebut hanya hari yang buruk, bukan menganggap diri sendiri sebagai orang yang buruk.

Self love sangat penting dimiliki oleh seseorang. Hal ini dikarenakan sebagai makhluk sosial, seseorang seringkali lebih memperhatikan penilaian dan pendapat orang lain.

Akibatnya, orang cenderung menilai diri sendiri tidak sempurna dan penuh kekurangan atau kesalahan. Biasanya mereka lupa bahwa setiap orang tidak ada yang sempurna, dan pasti memiliki kelemahan.

Perlu diingat, setiap orang memiliki kadar kemampuan atau keunggulan yang berbeda-beda.



Sumber: Akurat.co

Atasi Penuaan Dini Dengan Rajin Konsumsi Minyak Kelapa dan Kunyit

Sumber: Google

Munculnya garis halus di area mata, keriput, kulit kusam, kulit kering dan juga bintik coklat menandakan penuan dini, akibat sinar matahari. 

Untuk penting menjaga dan merawat kulit sebelum usia mu memasuki 30 tahun. dan mencegah penuaan dini. Untuk menjaga dan merawat kulit, konsumsi beberapa asupan nutrisi yang mengandung antioksidan, asam lemak, omega 3 dan 6, serta vitamin E dan C yang juga baik untuk kulit.

Antioksidan ditemukan dalam sejumlah makanan nabati seperti buah-buahan dan sayuran, serta rempah-rempah dan herbal. Manfaatnya, dapat melawan peradangan, hingga menghilangkan noda jerawat. Sementara itu, asam lemak dapat ditemukan dalam biji dan kacang-kacangan, serta ikan berlemak.

Vitamin C membantu dalam sintesis kolagen, sementara vitamin E penting untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari dan sinar UV.

Selain itu, ada banyak cara yang bisa kamu lakukan di rumah untuk mencegah Penuaan Dini seperti mengonsumsi beberapa resep minuman yang menyehatkan. Bahannya terdiri dari pisang, nanas, biji rami, jahe, kayu manis, santan kelapa, Minyak Kelapa dan juga bubuk Kunyit.

Dilansir AkuratHealth dari Ndtv, Minggu, (16/11), Minyak Kelapa dan susu adalah sumber lemak sehat dan vitamin penting yang baik untuk kulit. Sementara jahe dan Kunyit adalah rempah-rempah akar yang memiliki manfaat anti penuaan yang meningkatkan elastisitas kulit dan melawan peradangan.

Cara pembuatannya mudah sekali: Kamu hanya memotong pisang dan nanas kemudian masukkan ke dalam mangkuk. Lalu, tambahkan biji rami, parutan jahet, Minyak Kelapa, bubuk kayu manis, serta bubuk Kunyit ke dalam mangkuk yang berisi buah.

Selanjutnya, siapkan blender lalu masukkan santan dan serta bahan-bahan di mangkuk ke dalam blender. Setelah tercampur rata, tuang ke dalam gelas dan beri sedikit madu sebagai rasa pemanis alami. Jika kamu ingin hasil maksimal.


Sumber: Akurat.co

Kontrol Kadar Kolestrol Dengan Konsumsi 4 Buah Ini

Sumber: Google

Mengkontrol kadar kolestrol itu sangatlah penting, brikut 4 buah yang bisa bantu ukur kadar kolestrol kamu.

Apel

Apel adalah buah yang sangat terkenal bermanfaat untuk kulit dan pencernaan. Ternyata apel juga bisa membantu mengatur kadar kolesterol. Menurut buku Healing Foods, kandungan serat pektin dalam apel membantu mengurangi kadar kolesterol LDL dan memperlambat oksidasi.

Tomat

Tomat termasuk golongan buah kaya vitamin A, B, K dan C, yang bagus untuk mata, kulit dan jantung. Tomat juga kaya kalium yang bagus untuk kesehatan jantung dengan menurunkan kolesterol, tekanan darah dan risiko stroke.

Seperti yang diketahui 2 hal itu merupakan faktor risiko atherosclerosis dengan tanda-tanda arteri mengeras. Selain itu, kandungan polifenol juga menjaga kesehatan jantung dan mencegah radikal bebas yang menyebabkan kerusakan otot jantung serta pembuluh darah.

Pepaya

Pepaya sebagai buah kaya serat dapat membantu mengontrol tekanan darah dan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), satu buah pepaya memiliki sekitar 13 hingga 14 gram serat, yang merupakan jumlah layak. Karena, serat juga memastikan pencernaan lebih lancar, menambah kotoran ke tinja dan melancarkan buang air besar.

Jeruk

Golongan buah jeruk seperti lemon, jeruk nipis dan jeruk bali juga bisa mengontrol kadar kolesterol jahat yang tinggi. Karena, buah jeruk mengandung hesperidin yang bisa mengurangi gejala hipertensi, senyawa pektin (serat) dan limonoid.

Selain itu, jeruk juga memperlambat aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah) dan mengurangi kolesterol LDL di darah. Bahkan kandungan flavon antioksidan bisa menurunkan risiko stroke pada wanita.

Alpukat

Alpukat sangat dianjurkan untuk pasien tekanan darah tinggi. Buah berkulit hijau ini sumber antioksidan yang kaya seperti vitamin K, C, B5, B6, E dan lemak tak jenuh tunggal, yang membantu menjaga jantung tetap sehat dan mengurangi risiko stroke. Selain itu, alpukat juga dapat mengatur kadar kolesterol LDL, HDL, serta trigliserida darah.



Sumber: Akurat.co


Bedakan Slef Love Narsis dan Egois

Sumber: Google

Banyak yang menyangaka bahwa self love sama dengan narsis dan egois, dimana yang sebenarnya mereka jelas berbeda. 

Self love dengan egosi dan narsisi jelas berbeda karena meraka mempunyai tujua yang berbeda Tujuan dan intensitas. Misalnya, Self Love lebih ditujukkan untuk memperhatikan kesehatan dengan kedisiplinan merawat diri.

Sedangkan Narsis ataupun Egois bersifat berlebihan dengan tujuan mendapatkan pujian dan atensi dari orang lain.

"Self love tidak membandingkan diri dengan orang lain ataupun mencari status sosial. Sedangkan Narsis sangat membutuhkan validasi dari lingkungan sosial," katanya kepada AkuratHealth, saat dihubungi, Minggu, (17/11).

Hal serupa juga disampaikan Monica Sulistiawati, M.Psi, psikolog dari Personal Growth, bahwa Self Love merupakan usaha untuk meningkatkan pengenalan, pemahaman dan penerimaan terhadap kondisi diri sendiri, termasuk mensyukuri hal-hal kecil yang ada di sekitar dan apa yang diperoleh dari orang-orang sekitar.

Maka dari itu, orang yang melakukan Self Love juga akan semakin peka dan semakin menghargai lingkungan dan orang-orang lain yang ada di sekitarnya. Terutama yang berperan positif dalam kehidupannya.

Tentu, hal tersebut sangat berbeda dengan Narsis, dimana Narsis lebih dominan dengan perasaan jatuh cinta dan bangga terhadap kelebihan diri sendiri.

Begitu juga dengan definisi Egois yang mengutamakan kepentingan diri sendiri, termasuk memaksakan orang lain untuk melakukan sesuatu demi kebahagiaan atau keuntungan diri sendiri.



Sumber: Akurat.co

Terlalu Mencintai Diri Senidiri Self Love Sangat Berbahaya

Sumber: Google


Mencintai diri sendiri memang sangat penting dan diperlukan, tapi taukah kamu mencintai diri sendiri atau self love secara berlebihan akan berdampak bukur bagi diri sendiri. 

"Orang yang memiliki Self Love berlebih cenderung akan menjadi Egois dan Narsis," kata Monica Sulistiawati, M.Psi, psikolog dari Personal Growth, kepada AkuratHealth, Minggu, (17/11).

Menurut Sulistiawati, M.Psi, psikolog dari Personal Growth self love secara berlebih akan membuat seseorang bersikap egosi dirinya hanya akan mengutamakan kepentingan dan pendapat dirinya sendiri saja, serta tidak memiliki kepedulian terhadap pendapat atau penilaian orang lain di sekitarnya.

Lebih parahnya lagi, Self Love yang berlebihan bisa membuat seseorang merasa dirinya yang paling benar.

Ia akan tiba pada titik Egois dan Narsis  yang jika tidak mendapatkan apa yang diharapkannya, bisa jadi orang seperti mengalami kesedihan dan rasa kecewa yang berkepanjangan yang dapat mengantarkan dirinya pada kondisi depresi.

"Oleh sebab itu, Self Love harus dilakukan pada kadar dan proporsi yang tepat atau secukupnya," tutupnya.




Sumber: Akurat.co