Showing posts with label Direktur Bank BJB. Show all posts
Showing posts with label Direktur Bank BJB. Show all posts

Wednesday, November 27, 2019

Achmad Baiquni Tetap Menjadi Dirut Bank BNI Meski Jajaran Mengalami Perombakan

Sumber: Google

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI melakukan perombakan susunan direksi dan dewan komisaris. Keputusan perubahan tersebut telah resmi berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Akan tetapi pada peromabakan susuna direksi tersebut tidak berlaku untu Achmad Baiquni yang menjabat sebagai Direktur Utama Bank BNI. Hal tersebut disampaikan oleh Ario Bimo selaku Direktur Keuangan BNI .

Berikut jajaran direksi BNI setelah RUPSLB:

Direktur Utama: Achmad Baiquni

Wakil Direktur Utama: Herry Sidharta

Direktur Keuangan: Ario Bimo

Direktur Bisnis Korporasi: Putrama Wahju Setyawan

Direktur Treasury & Internasional Banking: Bob Tyasika Ananta

Direktur Hubungan Kelembagaan: Adi Sulistyowati

Direktur Management Risiko: Rico Budiarmo

Direktur Bisnis UMKM & Jaringan: Tambok P.S Simanjuntak

Direktur Bisnis Konsumer: Anggoro Eko Cahyo

Direktur Teknologi Informasi & Operasi: Dadang Setiabudi

Direktur Human Capital & Kepatuhan: Endang Hidayatullah.


Selaku Dirut BNI Achmad Baiquni menerangkan terkait kinerja Bank BNI Kuartal I tahun 2017 di Jakarta, Rabu (12/4). Pada kuartal I tahun 2017, Bank BNI mencatat kinerja yang mengesankan setelah berhasil meraih laba. 

Achmad Baiquni memulai karir perbankan di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sejak tahun 1984 dan pernah menduduki beberapa jabatan manajerial, diantaranya adalah Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah, Direktur Korporasi, Direktur Konsumer, serta Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis Personal.

Dalam hal pendidikan‎, Achmad Baiquni meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjajaran, Bandung pada 1982 dan Master of Business Management dari Asian Institute of Management, Makati, Phillipina pada 1992.

Kemampuannya mengelola bank terus diasah dengan mengikuti beberapa pelatihan, kursus, dan seminar perbankan diantaranya adalah Risk Management in Retail Banking yang diadakan oleh BSMR di Belanda, Executive Training for Director yang diadakan oleh The Wharton School of The University of Pennsylvania di Amerika Serikat, Bank Indonesia’s Executive Risk Management Certification yang digelar oleh BSMR di Singapura.

Selain itu, ia juga pernah mengikuti Retail Banking Conference yang diadakan oleh LAFERTY di Singapura, Asian Bankers Surveyor Program yang digelar oleh Bank of New York di New York Amerika Serikat dan beberapa lainnya.



Sumber: Liputan6.com

Sunday, October 6, 2019

Tujuan Mulia Bank BJB Hantarkan berbagai Penghargaan

Sumber: Google

M. As'adi Budiman Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB mengtakan bahwa Bank BJB menyadari bahwa usaha perseroan harus didasari tujuan mulia sebagai mana berikut

 "bank bjb menyadari berbagai langkah usaha yang dilakukan perseroan harus dilandasi oleh tujuan mulia untuk terus berkembang dan berkontribusi bagi negeri. Seluruh keputusan perusahaan selalu didasarkan pada prinsip tata kelola yang baik, didukung analisis tajam untuk melihat berbagai peluang dan ikhtiar nyata demi mempertahankan kebutuhan nyata dan berkelanjutan," 

Untuk hal tersebut Bank BJB  berhasil menyabet  gelar TOP GRC 2019 karena dinilai memiliki infrastruktur, dan implementasi tata kelola perusahaan yang baik, karena kemenangan juara tersebut diamil dari tiga aspek yaitu sistem infrastruktur, dan implementasi tata kelola perusahaan. GRC Leader 2019 dalam ajang ini. 

Penerapan sistem tata kelola ini merupakan salah satu upaya perusahaan untuk menghindari potensi fraud yang merugikan berbagai pihak dari beragam aspek. GCG bank bjb telah terbukti bekerja dengan baik dan beberapa kali membuat perbankan diganjar penghargaan, tak terkecuali dari lembaga antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


Pengolahan Resiko yang baik adalah salah satu kunci keberhasilan suatu usaha.Hal tersebut telah dibuktikan oleh mangement Bank BJB yang dapat bekerja sama dengan baik berhasil mendapatkan penghargaan TOP GRC 2019. Tidak hanya penghargaan tersebut Agus Mulyana selaku Direktur berhasil mendapatkan gelar The Most Commited.


TOP GRC sendiri  adalah kegiatan pembelajaran bersama tentang governance, risk, and compliance sekaligus apresiasi kepada perusahaan yang dinilai berkinerja baik dan telah menerapkan GRC dalam pengelolaan usaha bisnisnya.Bank BJB sendiri selalu menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik alias good corporate governance (GCG) dalam setiap langkah usahanya.


Sumber: Ayobandung.com

Ini Proses Pelantikan Agus Mulyana Yang di Jelaskan Ridwan Kamil

Sumber: Google

Usai  rapat umum pemegang saham tahunan Agus Mulyana resmi dilantik menjadi Direktur Bank BJB akan dilantik. Sebag aimana yang dijelaskan oleh Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat.

Dirut baru hasil fit and proper test akan dilantik Maret (2019) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan. Tetapi sesuai ketentuan OJK, posisi dirut tidak boleh kosong. Jadi ada rangkap jabatan oleh direktur kepatugan sebagai plt dirut,” ujar Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Bandung, Selasa (11/12).

Setelah dilakukannya rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLBAgus Mulyana  resmi dinyatakan  sebagai DIREKTUR Utama Bank BJB

“Mendapat mandat RUPSLB merangkap sebagai dirut. Hal biasa dalam organisasi. Saya akan terus menjalankan program-program yang sudah dibangun oleh Pak Ahmad Irfan, dan akan memerbaiki jika ada kekurangan,” Ujar Agus Mulyana.


Agus Mulyana menjabat Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank BJB sejak Mei 2015. Pria kelahiran Bandung tahun 1964 ini sebelumnya pernah menjadi Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB pada periode 2014 – 2015, dan Pemimpin Kantor Wilayah III Bank BJB sepanjang 2013 – 2014. 



Sumber: Infobanknews