Sunday, November 17, 2019

Kontrol Kadar Kolestrol Dengan Konsumsi 4 Buah Ini

Sumber: Google

Mengkontrol kadar kolestrol itu sangatlah penting, brikut 4 buah yang bisa bantu ukur kadar kolestrol kamu.

Apel

Apel adalah buah yang sangat terkenal bermanfaat untuk kulit dan pencernaan. Ternyata apel juga bisa membantu mengatur kadar kolesterol. Menurut buku Healing Foods, kandungan serat pektin dalam apel membantu mengurangi kadar kolesterol LDL dan memperlambat oksidasi.

Tomat

Tomat termasuk golongan buah kaya vitamin A, B, K dan C, yang bagus untuk mata, kulit dan jantung. Tomat juga kaya kalium yang bagus untuk kesehatan jantung dengan menurunkan kolesterol, tekanan darah dan risiko stroke.

Seperti yang diketahui 2 hal itu merupakan faktor risiko atherosclerosis dengan tanda-tanda arteri mengeras. Selain itu, kandungan polifenol juga menjaga kesehatan jantung dan mencegah radikal bebas yang menyebabkan kerusakan otot jantung serta pembuluh darah.

Pepaya

Pepaya sebagai buah kaya serat dapat membantu mengontrol tekanan darah dan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), satu buah pepaya memiliki sekitar 13 hingga 14 gram serat, yang merupakan jumlah layak. Karena, serat juga memastikan pencernaan lebih lancar, menambah kotoran ke tinja dan melancarkan buang air besar.

Jeruk

Golongan buah jeruk seperti lemon, jeruk nipis dan jeruk bali juga bisa mengontrol kadar kolesterol jahat yang tinggi. Karena, buah jeruk mengandung hesperidin yang bisa mengurangi gejala hipertensi, senyawa pektin (serat) dan limonoid.

Selain itu, jeruk juga memperlambat aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah) dan mengurangi kolesterol LDL di darah. Bahkan kandungan flavon antioksidan bisa menurunkan risiko stroke pada wanita.

Alpukat

Alpukat sangat dianjurkan untuk pasien tekanan darah tinggi. Buah berkulit hijau ini sumber antioksidan yang kaya seperti vitamin K, C, B5, B6, E dan lemak tak jenuh tunggal, yang membantu menjaga jantung tetap sehat dan mengurangi risiko stroke. Selain itu, alpukat juga dapat mengatur kadar kolesterol LDL, HDL, serta trigliserida darah.



Sumber: Akurat.co


Bedakan Slef Love Narsis dan Egois

Sumber: Google

Banyak yang menyangaka bahwa self love sama dengan narsis dan egois, dimana yang sebenarnya mereka jelas berbeda. 

Self love dengan egosi dan narsisi jelas berbeda karena meraka mempunyai tujua yang berbeda Tujuan dan intensitas. Misalnya, Self Love lebih ditujukkan untuk memperhatikan kesehatan dengan kedisiplinan merawat diri.

Sedangkan Narsis ataupun Egois bersifat berlebihan dengan tujuan mendapatkan pujian dan atensi dari orang lain.

"Self love tidak membandingkan diri dengan orang lain ataupun mencari status sosial. Sedangkan Narsis sangat membutuhkan validasi dari lingkungan sosial," katanya kepada AkuratHealth, saat dihubungi, Minggu, (17/11).

Hal serupa juga disampaikan Monica Sulistiawati, M.Psi, psikolog dari Personal Growth, bahwa Self Love merupakan usaha untuk meningkatkan pengenalan, pemahaman dan penerimaan terhadap kondisi diri sendiri, termasuk mensyukuri hal-hal kecil yang ada di sekitar dan apa yang diperoleh dari orang-orang sekitar.

Maka dari itu, orang yang melakukan Self Love juga akan semakin peka dan semakin menghargai lingkungan dan orang-orang lain yang ada di sekitarnya. Terutama yang berperan positif dalam kehidupannya.

Tentu, hal tersebut sangat berbeda dengan Narsis, dimana Narsis lebih dominan dengan perasaan jatuh cinta dan bangga terhadap kelebihan diri sendiri.

Begitu juga dengan definisi Egois yang mengutamakan kepentingan diri sendiri, termasuk memaksakan orang lain untuk melakukan sesuatu demi kebahagiaan atau keuntungan diri sendiri.



Sumber: Akurat.co

Terlalu Mencintai Diri Senidiri Self Love Sangat Berbahaya

Sumber: Google


Mencintai diri sendiri memang sangat penting dan diperlukan, tapi taukah kamu mencintai diri sendiri atau self love secara berlebihan akan berdampak bukur bagi diri sendiri. 

"Orang yang memiliki Self Love berlebih cenderung akan menjadi Egois dan Narsis," kata Monica Sulistiawati, M.Psi, psikolog dari Personal Growth, kepada AkuratHealth, Minggu, (17/11).

Menurut Sulistiawati, M.Psi, psikolog dari Personal Growth self love secara berlebih akan membuat seseorang bersikap egosi dirinya hanya akan mengutamakan kepentingan dan pendapat dirinya sendiri saja, serta tidak memiliki kepedulian terhadap pendapat atau penilaian orang lain di sekitarnya.

Lebih parahnya lagi, Self Love yang berlebihan bisa membuat seseorang merasa dirinya yang paling benar.

Ia akan tiba pada titik Egois dan Narsis  yang jika tidak mendapatkan apa yang diharapkannya, bisa jadi orang seperti mengalami kesedihan dan rasa kecewa yang berkepanjangan yang dapat mengantarkan dirinya pada kondisi depresi.

"Oleh sebab itu, Self Love harus dilakukan pada kadar dan proporsi yang tepat atau secukupnya," tutupnya.




Sumber: Akurat.co

Sunday, October 6, 2019

Bank BJB Luncurkan Layanan Elekronik Pada Era Digital


Sumber: Google


Lakukan inovasi baru Bank BJB membangun layanan elektronik pada persaingan diera digital ini. Akselerasi pembangunan beberapa produk dan layanan elektronik serta digital banking antara lain:
  1. Pengembangan e-money server based untuk transaksi menggunakan QR Code.
  2.  Perluasan fitur dari mobile banking bank bjb termasuk bjb Digi yang lebih user friendly. 
  3. Integrasi bisnis digital dengan perusahaan Fintech termasuk e-commerce. Self service banking machine atau e-kiosk dan transaksi menggunakan chat bot.

Pada pengembangan jangka panjang Bank BJB akan mengoptimalkan kerja sama dengan pemerintah dareah untuk digitalisas layanan publik. 

Beberapa program kolaborasi dengan Pemerintah Daerah yang telah berjalan antara lain layanan Pembayaran PBB-P2, E-Channel Samsat (E-Samsat), Tabungan Samsat (T-Samsat), Samsat Jawa Barat Ngabret/Bergerak Cepat (SAMSAT J’bret), Samsat Banten Hebat (SAMBAT), Internet Banking Corporate (IBC) dan Kartu Kredit Pemerintah (KKP). 

"Kami meyakini di dalam setiap perubahan akan selalu ada peluang dan tantangan untuk dihadapi. bank bjb siap menghadapi tantangan-tantangan baru ini dan membuktikan bahwa bank bjb merupakan bank yang adaptif dan dinamis dalam merespon kebutuhan layanan transaksi nasabah,"  ujar Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi.


Sumber: Ayobandung.com

Tujuan Mulia Bank BJB Hantarkan berbagai Penghargaan

Sumber: Google

M. As'adi Budiman Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB mengtakan bahwa Bank BJB menyadari bahwa usaha perseroan harus didasari tujuan mulia sebagai mana berikut

 "bank bjb menyadari berbagai langkah usaha yang dilakukan perseroan harus dilandasi oleh tujuan mulia untuk terus berkembang dan berkontribusi bagi negeri. Seluruh keputusan perusahaan selalu didasarkan pada prinsip tata kelola yang baik, didukung analisis tajam untuk melihat berbagai peluang dan ikhtiar nyata demi mempertahankan kebutuhan nyata dan berkelanjutan," 

Untuk hal tersebut Bank BJB  berhasil menyabet  gelar TOP GRC 2019 karena dinilai memiliki infrastruktur, dan implementasi tata kelola perusahaan yang baik, karena kemenangan juara tersebut diamil dari tiga aspek yaitu sistem infrastruktur, dan implementasi tata kelola perusahaan. GRC Leader 2019 dalam ajang ini. 

Penerapan sistem tata kelola ini merupakan salah satu upaya perusahaan untuk menghindari potensi fraud yang merugikan berbagai pihak dari beragam aspek. GCG bank bjb telah terbukti bekerja dengan baik dan beberapa kali membuat perbankan diganjar penghargaan, tak terkecuali dari lembaga antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


Pengolahan Resiko yang baik adalah salah satu kunci keberhasilan suatu usaha.Hal tersebut telah dibuktikan oleh mangement Bank BJB yang dapat bekerja sama dengan baik berhasil mendapatkan penghargaan TOP GRC 2019. Tidak hanya penghargaan tersebut Agus Mulyana selaku Direktur berhasil mendapatkan gelar The Most Commited.


TOP GRC sendiri  adalah kegiatan pembelajaran bersama tentang governance, risk, and compliance sekaligus apresiasi kepada perusahaan yang dinilai berkinerja baik dan telah menerapkan GRC dalam pengelolaan usaha bisnisnya.Bank BJB sendiri selalu menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik alias good corporate governance (GCG) dalam setiap langkah usahanya.


Sumber: Ayobandung.com

Ini Proses Pelantikan Agus Mulyana Yang di Jelaskan Ridwan Kamil

Sumber: Google

Usai  rapat umum pemegang saham tahunan Agus Mulyana resmi dilantik menjadi Direktur Bank BJB akan dilantik. Sebag aimana yang dijelaskan oleh Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat.

Dirut baru hasil fit and proper test akan dilantik Maret (2019) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan. Tetapi sesuai ketentuan OJK, posisi dirut tidak boleh kosong. Jadi ada rangkap jabatan oleh direktur kepatugan sebagai plt dirut,” ujar Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Bandung, Selasa (11/12).

Setelah dilakukannya rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLBAgus Mulyana  resmi dinyatakan  sebagai DIREKTUR Utama Bank BJB

“Mendapat mandat RUPSLB merangkap sebagai dirut. Hal biasa dalam organisasi. Saya akan terus menjalankan program-program yang sudah dibangun oleh Pak Ahmad Irfan, dan akan memerbaiki jika ada kekurangan,” Ujar Agus Mulyana.


Agus Mulyana menjabat Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank BJB sejak Mei 2015. Pria kelahiran Bandung tahun 1964 ini sebelumnya pernah menjadi Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB pada periode 2014 – 2015, dan Pemimpin Kantor Wilayah III Bank BJB sepanjang 2013 – 2014. 



Sumber: Infobanknews

Agus Mulyana Samapikan Kabar Bahagia Lewat Akun Soisal Media Pribadinya



Sumber: Google

Agus Mulyana membagikan kebahagiaannya melaui akun sosial media peribadinya.  Pada akun nstagram pribadinya Agus Mulyana membagikan kabar bahagia dimana Bank BJB yang ia pimpin mendapatkan pernghargaan. 


Dalam akun Instagram pribadinya @amulyana46, pria yang akrab disapa Amul ini mengaku bangga sekaligus merasa terhormat atas pencapaian yang berhasil ia gapai. Penghargaan ini menjadi bukti apresiasi nyata yang disematkan dewan juri kepada kinerja Amul. Menjadi sebuah kebanggaan dan kehormatan tersendiri bagi saya selaku Direktur Kepatuhan bank bjb didapuk sebagai The Most Committed GRC Leader 2019.

Agus Mulyana membuktikan bahwa dirinya layak menjadi Direktur Bank BJB. Diketahui Bank BJB dan Agus mulyanan berhasil menyabet penghargaan TOP GRC (Governance, Risk & Compliance) 2019. 

Tentu saja dibalik pernghargaan yang diterima Agus Mulyana dan Bank BJB Ttidak luputdari kerja sama  insan Bank BJB yang senantiasa menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik alias good corporate governance (GCG) dalam setiap langkah usahanya untuk mewujudkan bjb lebih baik, kata Amul.

Kinerja manajemen risiko yang dicatatkan Bank BJB memang terbukti sangat baik. Salah satu indikatornya, rasio kredit macet alias Non Performing Loan (NPL) bank bjb Semester I 2019 terjaga di level 1,7% atau lebih baik dibanding rasio NPL industri perbankan per Mei 2019 sebesar 2,61%. 

Catatan positif ini ikut diciptakan di bawah polesan tangan dingin Agus Mulyana yang sempat menjabat sebagai direktur kepatuhan dan manajemen risiko hingga pengujung April 2019. Pola manajemen risiko yang diterapkan Bank BJB selama ini terbukti berhasil memberi rasa aman sekaligus menunjang pertumbuhan perusahaan.

Berbagai langkah pengambilan keputusan usaha yang dijalankan perbankan juga bisa terhindar dari risiko merugikan bahkan mendorong ekspansi keuntungan pada level optimal. Penghargaan ini diberikan setelah melalui proses penjurian yang sangat ketat oleh dewan juri yang terdiri dari berbagai pihak yang kompeten, termasuk di antaranya Majalah Top Business, Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG), Indonesia Risk Management Professional Association (IRMAPA), Institute Compliance Professional Indonesia (ICoPI), dan Asia Business Research Center. 

 Para juri menilai bahwa sistem, infrastruktur, dan implementasi tata kelola perusahaan yang baik (GCG), manajemen risiko dan manajemen kepatuhan di bank bjb memuaskan. Performa seperangkat indikator ukur itu menunjukkan bank bjb berada di tingkat yang Sangat Baik dalam konteks manajemen risiko, sehingga bank bjb juga mendapatkan penghargaan TOP GRC 2019 #4 Stars.

Dari segi kinerja, perseroan juga memperlihatkan tren positif. Tercatat total aset bank bjb berhasil tumbuh 6,4% year on year (yoy) menjadi sebesar Rp120,7 triliun. Pertumbuhan aset ini didukung oleh penghimpunan DPK sebesar Rp95,1 triliun atau tumbuh sekitar 7% yoy. Sedangkan untuk laba bersih setelah pajak tercatat sebesar Rp803 miliar. Untuk total kredit yang disalurkan mencapai Rp78,2 triliun atau tumbuh sebesar 8,2% yoy.


Sumber: Ayobandung.com